Pabrik Hand Sanitizer

Pabrik Hand Sanitizer Membuat Antiseptic Sesuai Standar WHO

WHO menerbitkan panduan pembuatan antiseptic tangan atau hand sanitizer yang pembuatannya melibatkan campuran senyawa kimia meliputi etanol, gliserol, akuades dan masih banyak lagi dengan masing – masing ketentuan persenan kadarnya berbeda – beda. Maka hal ini akan memudahkan para pabrik hand sanitizer dalam membuat antiseptic yang layak digunakan sampai masyarakat kalangan besar termasuk rumah sakit di seluruh dunia dan digunakan dalam aktivitas untuk menjaga kesehatan sehari – harinya dan menangkal bakteri atau kuman yang ada di tangan yang hasil akhirnya adalah hand sanitizer dengan kadar etanol atau isopropanol 80/75%.

Dengan kandungan yang mendukung kinerja hand sanitizer tentu diharusnya menggunakan bahan baku yang sudah bersertifikat kemurnian farmasinya dan juga dilakukan oleh apoteker yang tentunya memenuhi syarat dalam proses hand sanitizer dalam pabrik hand sanitizer tersebut.

Hand Sanitizer Keluaran Pabrik Sudah Terdaftar Sebagai Obat Esensial WHO

Pabrik hand sanitizer menciptakan produk perawatan dalam menjaga kesehatan dengan kandungan yang sudah teruji klinis farmasi yang aman digunakan, mereka terus mengembangkan kemasan maupun kandungannya agar tetap baik digunakan dan tidak membahayakan, antiseptik buatan pabrik yang sesuai standar WHO ini dibuat untuk membersihkan tangan tanpa harus mengeringkannya, dengan kandungan alkohol yang lebih tinggi daripada sabun cuci tangan sehingga membuat kinerja antiseptik ini menjadi lebih kuat dan lebih murni daripada lainnya.

Alkohol sendiri sudah digunakan sebagai bahan antiseptic yang sudah dibuktikan hasilnya di tahun 1800an. Sehingga pada saat itu hand sanitizer ditempatkan dalam daftar obat esensial organisasi kesehatan dunia dan juga dinyatakan sebagai obat – obatan yang aman dan paling efektif digunakan oleh kesehatan.

Cara Penggunaan Hand Sanitizer Untuk Masyarakat Umum

Kementerian kesehatan telah memberikan arahan tentang mencuci tangan dengan hand sanitizer jika tidak ada air atau sabun di sekitarnya. Dan untuk penggunaan hand sanitizer juga harus diperhatikan karena sangat perlu sesuai aturan pemakaian, namun dikalangan masyarakat tidak semua bisa menggunakan atau mengerti tentang hand sanitizer dan cara penggunaanya.

Oleh karena itu gerakan masyarakat hidup sehat sudah banyak berpartisipasi mengadakan penyuluhan dalam penggunaan dan memanfaatkan hand sanitizer dari pabrik hand sanitizer yang sudah menciptakan antiseptik untuk kemudahan menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari – hari kita. Dengan hal ini maka memudahkan masyarakat yang belum mengerti jadi terbiasa dan sudah bisa menggunakan hand sanitizer disaat kondisi tertentu apalagi di daerah yang jauh dari sumber air sehingga tidak bisa selalu mencuci tangan.

Dari pabrik hand sanitizer biasanya sudah mencantumkan cara pemakaiannya dibalik botol kemasan agar memudahkan kita dalam penggunaan hand sanitizer tangan berbasis alkohol dengan tepat, yaitu dengan cara menuangkan di salah satu telapak tangan secukupnya lalu kemudian digosok dengan kedua tangan ke seluruh permukaan maupun sela – sela jari tangan hingga mengering selama beberapa detik saja. Namun untuk penggunaanya pun harus berhati – hati karena mudah terbakar dan harus disimpan ditempat yang tidak langsung terkena sinar matahari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *